Di Kampung Tangguh Kabupaten Malang, Himpsi Malang Adakan Psikoedukasi Online

Dimasa pandemik Covid-19 ini, banyak cara warga melakukan gerakan penaggulangan, salah satunya adalah melalui Gerakan Kampung Tangguh. Sebuah gerakan keswadayaan masyarakat yang banyak menginspirasi hampir di setiap desa dan kampung adalah dalam rangka kegiatan gotong-royong masyarakat untuk tangguh menanggulang bencana Covid-19

Bupati Malang Drs, H.M. Sanusi, MM mengapresiasi kesiapan Dusun Baba’an Desa Ngenep Kecamatan Karangploso sebagai Kampung Tangguh. Dimana pada Selasa, (7/7), Bupati bersama Forkompimda Kabupaten Malang bertandang ke Dusun Baba’an dalam rangka meninjau kegiatan Kampung Tangguh. Adapun rangkaian kegiatannya meliputi pinjauan pasar sayur dilanjutkan dengan panen raya padi dengan sistem tanam “jejer legowo”

 

Tiba di Kampung Tangguh Dusun Baba’an Bupati Sanusi Langsung Menuju Kolam Ikan Untuk Melaksanakan Tebar Benih Ikan. Setelah itu menuju ke balai dusun baba’an desa ngenep acara seremonial pemaparan ketua Kampung Tangguh sekaligus penyerahan bantuan bibit padi kepada Kelompok Tani Sri Mulyo

Yang menarik pada saat Bupati Sanusi meninjau Divisi Psikologi Kampung Tangguh Dusun Baba’an karena terdapat Kelompok Bina keluarga Remaja Mawar Dusun Babaan yang saat itu sedang menyelenggarakan Psikoedukasi online kerjasama dengan himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Cabang Malang.

“Tangguh secara Psikologi itu penting di masa Covid dan new normal seperti ini karena masyarakat bisa berkurang kecemasannya, stress, bahkan depresi””. Ungkap Bupati Sanusi saat mendengarkan sekelias Layanan Psikoedukasi online sebagai ucapan terima kasih kepada Himpsi Malang sudah mau damping warga Dusun Baba’an.

Selain Tangguh Psikologi, 6 indikator lainnya untuk mengukur ketangguhan sebuah kampung di masa Covid 19 ini antara laian Tangguh Logistik, Tangguh Sumber Daya Manusia (SDM), Tangguh Informasi, Tangguh Kesehatan, Tangguh Keamanan dan Ketertiban serta Tangguh Budaya dimana semua divisi Kampung Tangguh ada semua di dusun ini.

Acara Psikoedukasi Online Himpsi Malang dengan Kampung Tangguh Dusun Babaa’an ini sebelumnya bekerjasama dengan Fakultas psikologi Unmer dimana Nawang Warsi sebagai penanggung jawab acara sekaligus dekan juga turut mendampingi acara sejak awal hingga usai, Acara yang di isi dua narasuber dari Himpsi Malang yaitu Eka Indah Nurmawati, Psikolog dan Nia paramita, Psikolog masing masing memaparkan kiat dan strategi keluarga menhadapi masa-masa pandemic covid sekalipun sudah masuk pada tahap new normal.

Eka Indah menyampaikan bahwa sebenarnya banyak sekali di jumpai orang cemas, stress, depresi di masa covid seperti ini. Utamanya anak anak remaja yang mengalami gangguan belajar, sulit makan, susah tidur bahkan sakit dan muncul prilaku di luar kebiasaan sehari hari karena lamanya belajar di rumah. “Maka perlu peran orang tuan dalam keluarga dalam mendamping remaja, dan yang terbaik adalah memberikan contoh terbaik bagi anak remajanya untuk melakukan kegiatan positif produktif di masa Covid. Tutur Eka di sesi tanya jawab

Demikian pula Nia Paramita juga memberikan penguatan kepada orang tua bahwa anak-anak remaja juga harus diajarkan tentang relisiensi dimana orang tua harus membentuk karakter remaja untuk berhasil beradaptasi pada kondisi kondisi yang tidak menyenangkan. “Orang tua harus memahamkan pada anak tentang kondisi dan situasi sulit seperti ini tetapi anak-anak remaja tetap perlu belajar dan meningkatkan prestasi, menggali potensi sehingga bisa beradaptasi dengan masa depannya”

Meskipun psikoedukasi menggunakan acara secara daring, terlihat antusias warga binaan keluarga remaja di bawah binaan Balai penyuluhan KB Karangploso. Acaranya heboh di sema sela materi, peserta juga mengadakan senam dan yel-yel dengan protokol kesehatan. Himpsi Malang menyambut baik dan keberlajutan kerjasama dengan kampung tangguh lainnya sehingga perlu d tingkatkan dalam bentuk kegiatan bina prestasi keluarga. Ungkap Isa wahyudi wakil Ketua Himpsi Malang di sampaikan pada Bupati Malang pada saat itu diskusi dan memandu acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *